Banggai-Sula
Pendidikan

Banggai-Sula

Table of Contents

Banggai-Sula

Banggai-Sula
Stratigrafi batuan pada blok tektonik Banggai-Sula sebagaimana disajikan oleh Surono dan Sukama (1985) berurutan dari tua ke muda adalah sebagai berikut :
Batuan malihan, terdiri dari sekis, genes, amfibolit, filit, batu pasirmalihan dan argilit. Batuan malihan ini diterobos oleh batuan granit (Granit Banggai). Granit Banggai ini lebih lanjut dapat dibedakan menjadi granit, granit biotit, granit muskovit, dan granodiorit.
Di atas batuan Malihan dan Granit Banggai secara tidak selaras dijumpai Formasi Kabauw yang terdiri dari selang seling konglomerat, batu pasir, dan serpih bersisipan batubara. Formasi Kabauw diperkirakan mencapai tebal 200 m dan tersingkap di Sungai Kabauw di sebelah barat Pulau Sulabesi. Kalkarenit terpilah buruk, berukuran pasir kasar hingga sedang, membulat tanggung.
Selanjutnya di atasnya ditemukan batu gamping Formasi Peleng yang terdiri dari batu gamping terumbu terangkat berumur Pleistosen hingga Resen. Endapan alluvial; yang terdiri dari pasir, kerikil, kerakal dan lumpur ditemukan disepanjang sungai, terutama muara. Hanya sedikit batuan malihan yang tersingkap di Pulau Mangóle yaitu di pantai sebelah selatan pada ujung timur pulau.

Pulau Buru

Secara umum batuan di pulau Buru didominasi oleh batuan malihan, batuan sedimen berupa batugamping ,batupasir dan konglomerat. Batuan tertua yang tersingkap adalah Sekis, danbatuan vulkanik yang tersingkap adalah tuf sisipan lava (basaltik/andesitik). Pulau Buru termasuk sebagai mikro kontinen dari lempeng Australia dan bagian dari busur banda bagian dalam yang memiliki kondisi geologi yang kompleks.
Daerah panas bumi Wapsalit, yang terletak di Kabupaten Buru, maluku dibagi menjadi 4 satuan batuan, yaitu satuan batuan metamorfik/ malihan, satuan batulempung, satuan undak sungai dan satuan aluvium. Batuan metamorfik yang didominasi oleh filit, batu sabak, batu tanduk (hornfels), kuarsit, skiss dan arkosa. Penentuan umur radiometric dengan menggunakan mineral zirkon menunjukkan umur dari kuarsit adalah berumur Permian Akhir ( 265 MA). Batulempung (Kpll) tersebar di daerah Metar selang-seling dengan batupasir kasar dengan arah/kemiringan (strike/dip) sekitar N 275°E/15°- N 310° E/10°, ditemukan pengarangan kayu warna hitam kecoklatan menyerupai gambut yang mengindikasikan lingkungan pengendapan pada lingkungan darat.
Tebal dari batulempung sekitar 20-150 cm. Batupasir kasar berwarna abu-abu kecoklatan, butiran sedang- kerikil , struktur sedimen penghalusan ke arah atas (graded bedding). Tebal dari batupasir antara 30-50 cm. Berdasarkan kesebandingan regional umur dari satuan ini adalah Kuarter Awal (Plistosen). Satuan Undak Sungai (Kpul) tersebar daerah Dusun Debu, Metar, Wae Tina dan Wae Flan. Litologi satuan ini didominasi oleh batuan sedimen rombakan berupa konglomerat berwarna coklat kemerahan-kehitaman, butiran mulai dari kerikil-kerakal, terpilah sangat buruk. Komponen/fragmen tersusun oleh batuan metamorfik seperti filit, skiss, sabak, kuarsit, pasir dan lempung. Satuan ini menindih selaras satuan batulempung dan diperkirakan berumur Kuarter Awal (Plistosen).

 

sumber :

Head Soccer Russia Cup 2018: World Football League 4.1.1 Apk

https://tbp.co.id/head-soccer-russia-cup-apk/