CARA MENGKONSUMSI DAUN KELOR UNTUK MENGAMBIL MANFAATNYA
Umum

CARA MENGKONSUMSI DAUN KELOR UNTUK MENGAMBIL MANFAATNYA

CARA MENGKONSUMSI DAUN KELOR UNTUK MENGAMBIL MANFAATNYACARA MENGKONSUMSI DAUN KELOR UNTUK MENGAMBIL MANFAATNYA

Tanaman kelor merupakan tanaman yang sudah dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia. Namun keberadaannya seringkali hanya dibiarkan saja, tumbuh secara liar di pekarangan-pekarangan yang kosong. Daunnya yang berbau “sengir” sehingga dikira tidak bermanfaat. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa tanaman ini sangat bermanfaat. Di rumah-rumah di kawasan pedesaan pohon kelor hanya dimanfaatkan sebagai pagar tanaman.

Namun belakangan ini terjadi perubahan yang luar biasa dalam memandang manfaat daun kelor. Berdasarkan hasil-hasil penelitian terkini kemudian diketahui bahwa dari ujung daun sampai dengan akar tanaman kelor bisa bermanfaat sebagai bahan makanan, kosmetik dan obat. Pohon kelor kemudian mendapat beberapa julukan yaitu The Miracle Tree, Tree for Life, dan Amazing Tree. Istilah tersebut muncul karena semua bagian pohon kelor dapat dimanfaatkan mulai dari daun, buah, biji, bunga, kulit batang, hingga akar. (Simbolan dkk., 2008).

Beberapa referensi menyebutkan kandungan nutrisi daun adalah sangat tinggi. Dalam berart yang sama daun kelor mengandug vitamin C 7 kali lebih banyak daripada jeruk, mengandung calcium pada susu 4 kali lebih tinggi, mendnagung vitamin A 4 kali lipat dibandigkan pada wortel, mengandung protein 2 kali lipat lebih banyak daripada susu dan mengandung mineral potasium 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pisang.

Sistematika Tanaman Kelor

Kelor yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera, dalam sistematik termasuk dalam suku Moringaceae. Tanaman kelor tumbuh sebagai pohon yang berkayu, dengan ketinggian bisa mencapai 12 meter. Kayunya merupakan jenis kayu lunak, mirip dengan pohon sengon. Biasanya hanya dimanfaatkan sebagai kayu bakar saja. Kelor adalah tanaman berdaun majemuk, berbentuk seperti telur, daun berukuran kecil, sebesar ujung jari. Helaian daunnya berwarna hijau muda sampai agak kecoklatan, berbentuk bulat telur terbalik dengan panjang 1-3 cm, dengan lebar 4mm, ujung daunnya tumpul dengan pangkal daun membulat. Daun kelor tipis dan berbau agak sengir. Kulit batang tanaman kelor berwarna coklat terang atau krem.

Daun merupakan bagian yang paling banyak dan paling praktis untuk dimafaatkan dari tanaman kelor ini. Ada beberapa cara untuk dapat memanfaatkan daun kelor, yaitu dengan dimakan mentah, dimasak dan dibuat teh.

Mengkonsumsi Daun Kelor Mentah
Daun kelor mentah bisa dimakan seperti sebagai lalapan. Namun yang penting diingat adalah makan daun kelor ini tidak lebih dari 4 jam setelah memetiknya. Daun kelor yang tipis mudah layu dan menguning, hal ini menandakan daun mudah dan cepat mengalami proses fermentasi. Fermentasi yang terjadi di udara terbuka menyebabkan perubahan kandungan zat anorganik di dalamnya, sehingga bila dikonsumsi bisa jadi menyebabkan sakit perut. Selain itu kandungan nutrisinya sudah mengalami perubahan, sehingga tidak baik lagi jika dikonsumsi.

Membuat teh daun kelor
Metode yang lain untuk memanfaatkan daun kelor adalah dengan menyeduhnya sebagai teh. Sebelumnya perlu kita luruskan dahulu mengenai pengertian teh ini. Pemahaman umum teh harus terbuat dari tanaman teh.Namun setelah ditelusuri ternyata teh ini telah berkembang sebagai metode untuk mengambil sari pati dari tanaman dengan cara mengeringkannya dan menyeduhnya.

Metode inilah yang bisa dimanfaatkan untuk mengambil nutrisi daun kelor. Caranya cukup mudah kok, tidak memerlukan alat yang mahal dan bisa mempergunakan yang sudah ada di rumah karena tidak memerlukan alat yang khusus. Daun kelor yang sudah dipetik kemudian dicuci dahulu pada air mengalir untuk membersihkan debu-debu yang menempel padanya. Setelah itu ambil wadah yang bersih, misalnya nampan. Daun kelor hasil petikan diletakkan pada wadah tadi lalu dikeringkan dengan cara diangin-anginkan di tepat yang panas. Namun perlu diingat pengeringan ini sebaiknya tidak di bawah sinar matahari secara langsung.

Daun kelor yang telah kering dibuat menjadi bubuk dengan cara ditumbuk. Penumbukkan ini bisa secara manual atau mempergunakan blender. Hasilnya adalah berupa tepung daun kelor. Cara mengkonsumsi tepung daun kelor ini cukup mudah juga. Ambil secukupnya sekitar 1 sendok makan lalu diseduh dengan air panas. Jika tidak suka ampasnya bisa menyaringnya dengan saringan teh.

Sayur bening daun kelor
Untuk membuat sayur bening ini sangat mudah. Bahan-bahannya adalah 1 mangkok daun kelor petik yang bagian pucuknya agar mendapatkan yang muda, 1 buah jagung manis, 1,8liter air. Bumbu yang perlu disiapkan adalah 2 siung bawang putih, 1 ruas jari kencur, 2 lembar daun salam dan ½ sendok teh masing-masing gula pasir, garam dan bumbu penyedap. Cara memasaknya sama seperti sayur bening daun bayam.

 

Sumber: https://infinidb.org/aurora-borealis-hiasi-langit-finlandia/