Cerita Lucu Banget Terbaru

Cerita Lucu Banget Terbaru

Cerita Lucu Banget Terbaru

Cerita Lucu Banget Terbaru
Cerita Lucu Banget Terbaru

Selamat malam sob dan selamat berjumpa kembali dengan farray disini. Bagaimana kabar sobat hari ini…? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia ya… :). Malam ini admin akan berbagi cerita humor lucu buat menghibur sobat pembaca, yang mungkin hari ini membutuhkan hiburan setelah lelah melakukan aktivitas harian.

Persiapan Penguburan Nenek 
Nenek telah meninggal dunia, kami akan pergi mengikuti upacara pemakamannya. Aku membantu Andru, adik sepupuku yang berumur 5 tahun, mempersiapkan baju
yang akan ia kenakan pada upacara pemakaman yang menurut rencana akan diselenggarakan pada keesokan harinya, sambil lalu aku membawa dia pergi memangkas rambut.
Tukang pangkas menanya Andru: “Andru, akhir minggu ini kamu akan melakukan apa?”
Andru dengan senang menjawab: “Kami akan memendam Nenek di bawah tanah.”
Meronta-ronta Melawan Lelaki 
Lelaki: “Jika aku memelukmu, kamu bisa bagaimana?”
Wanita: “Meronta-ronta melawan.”
 
Lelaki: “Jika aku menciummu, kamu bisa bagaimana?”
 
Wanita: “Meronta-ronta melawan.”
 
Lelaki: “Jika aku…”
 
Wanita: “Stop! Ada habisnya nggak. Tenaga Kaum Hawa itu terbatas lho!”
Riwayat Merokok Seorang Pasien 
Di dalam ruang operasi, dokter menanya riwayat merokok seorang pasiennya.
“Pak tua, apakah Bapak merokok?”
Pak tua itu bangun, lalu berkata: “Sekarang saya sedang tidak mempunyai minat untuk merokok. Tunggulah sebentar lagi!”
Memilih Cara Mati 
Hakim: “Perbuatan dosamu sungguh berat. Menurut hukum kamu harus diganjar mati. Aku mana bisa mengampuni dirimu? Kalau dikatakan kamu boleh mohon keringanan hukuman, kamu hanya bisa memilih suatu cara mati yang paling baik bagimu. Nah, katakan sendiri kamu mau mati dengan cara bagaimana?”
Terpidana mati: “Kalau begitu baiklah, Yang Mulia. Di sini saya lebih dulu mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Biarkanlah diriku mati tua saja! Oke?”
Suami Ketahuan Berjudi 
Istri: “Jujur, kemarin malam kamu apa pergi main judi?”
Suami: “Ya… tetapi aku menang.”
Istri: “Mengapa kamu menutup-nutupinya?”
Suami: “Aku takut kamu marah.”
Istri: “Dasarnya si tolol. Kamu menang judi, aku masih marah apa?”
Membawa Uang Separo 
Istri: “Mas, aku menyukai sepasang sepatu ini.”
Setelah melihat label HK$ 8888.-, suami berkata: “Uangnya nggak cukup, aku hanya membawa separo tok.”
 
Istri: “Kalau begitu kita beli sepasang sepatu yang harganya HK$ 4000.- saja.”
 
Suami: “Bukankah sudah kukatakan kepadamu, aku hanya membawa uang sebanyak separo.”
 
Istri: “Konkretnya berapa?”
 
Suami: “88.”
Uang Tips untuk Dokter dan Jururawat
Sehabis berobat, seorang hartawan mengeluarkan uang logam 2 dollar AS dari sakunya dan diberikan kepada dokter yang sedang memeriksanya.
Sang dokter merasa dirinya dihina, maka dengan marah menanya: “Ini ongkos periksa untuk diriku atau uang tips untuk juru rawat?”
“Ini kuberikan untuk kalian berdua.” Kata hartawan itu.
Penjaga Pohon Willow Yang Pintar 
Seorang tuan tanah telah menanam sebaris pohon willow, tapi karena takut pohon-pohon yang ditanamnya itu dicabut oleh penduduk desa, maka ia sengaja mengupah seorang anak laki-laki untuk merawatnya.
Sesudah lewat belasan hari, tuan tanah itu datang melihat pohon willownya. Ia menyaksikan semua pohon willow yang ditanamnya tumbuh dengan baik-baik. Maka ia merasa sangat puas terhadap hasil kerja anak ini.
 
“Nak, pekerjaanmu baik sekali! Sebatang pohon pun tak kurang. Katakanlah bagaimana kamu menjaganya?” tanya si tuan tanah.
 
Mendengar pujian tuan tanah itu, anak laki-laki ini segera menjawab: “Siang hari, aku berdiri di sini menjaganya, tiada orang yang berani mencabut pohon ini; malam hari, aku sendiri mencabut pohon-pohon ini, lalu kutaruh di dalam kamarku, besok pagi harinya, aku menanamnya kembali di sini. Inilah sebabnya mengapa sebatang pohon pun tak kurang.”
Memiliki Pembantu yang Jeli 
Setelah kembali dari dinas keluar kota, di kamar tidur, Ibu sedang berbisik-bisik membicarakan pembantu rumah tangganya dengan anak perempuannya yang masih kecil.
Ibu: “Bagaimana keadaan pembantu baru kita?”
Anak: “Bu, pembantu baru itu sungguh aneh.”
Ibu: “Mengapa?”
Anak: “Mata pembantu itu luar biasa baiknya.”
Ibu: “Mengapa?”
Anak: “Malam hari matanya jelinya seperti kucing.”
Ibu: “Mengapa?”
Anak: “Pada suatu malam, aku mendengar ia berkata kepada Bapak: ‘Kumismu sangat panjang!'”
Melukis dengan Model Bugil 
Seorang seniman mempunyai satu anak perempuan kecil yang lucu. Setiap kali saat hendak melukis lukisan bugil untuk beberapa model, ia dan istrinya selalu berusaha sedapat mungkin menyuruh anak perempuannya keluar bermain-main. Mereka selalu berkata anak perempuannya masih terlalu kecil, masih tak tahu apa itu kesenian.
Tetapi pada suatu hari, saat seniman ini sedang melukis lukisan bugil untuk seorang model, ia telah lupa menutup pintu sanggarnya. Anak perempuan itu tiba-tiba berlari menuju ke arah sanggar tersebut bermaksud untuk menerjang masuk.
Istri seniman segera mengejar anaknya dengan menyusuri sebuah tangga, tetapi saat ia mengejar sampai di puncak tangga, anak itu ternyata sudah masuk ke dalam sanggar dan juga sudah menyaksikan wanita bugil yang dijadikan model oleh Bapaknya itu. Pada detik-detik ini, mereka suami istri hanya bisa menunggu cecaran pertanyaan anak perempuannnya.
 
Tetapi anaknya ternyata tak berkata apa-apa. Beberapa menit kemudian, anak itu tiba-tiba berlari ke samping Ibunya dan dengan marah menanya: “Mengapa Ibu membiarkan dia berada di situ tanpa berbusana, bersepatu dan berkaos kaki, dan sebaliknya mengapa Ibu tak mengizinkan diriku berbuat sedemikian?”
Baca juga artikel: