Coronavirus Paksa Samsung Tunda Produksi Galaxy Z Flip
Teknologi

Coronavirus Paksa Samsung Tunda Produksi Galaxy Z Flip

Coronavirus Paksa Samsung Tunda Produksi Galaxy Z Flip

Coronavirus Paksa Samsung Tunda Produksi Galaxy Z Flip
Coronavirus Paksa Samsung Tunda Produksi Galaxy Z Flip

Wabah penyebaran Coronavirus alias COVID-19 semakin mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, hingga saat ini tercatat lebih dari 2.000 nyawa sudah direnggut di seluruh dunia. Kini, Coronavirus juga telah mempengaruhi industri teknolog informasi.

Seperti yang sudah kita dengar, gelaran Mobile World Congress (MWC) 2020 pun gagal digelar karena khawatir penyebaran Coronavirus. Sedianya, MWC di tahun ini yang akan berlangsung di Barcelona akan digelar mulai tanggal 24 hingga 27 Februari 2020.

Selain itu, rantai pasokan sejumlah merek ponsel pintar di Cna juga diperkrakan akan terkena dampak dari mewabahnya Coronavirus. Bahkan, sejumlah pabrikan smartphone di Cina yang ingin memperkenalkan perangkat terbaru tidak lagi menggelar jumpa pers secara offline, tetapi mereka menggelar dalam bentuk online.

Berita terbaru yang tak kalah mengejutkan kini datang dari Korea Selatan. Ya! Diinformasikan bahwa Samsung telah menutup sementara pabrik smartphone miliknya yang berlokasi di Gumi. Penutupan ini dilakukan setelah seorang karyawan di sana terinfeksi Coronavirus.

Pabrik smartphone Samsung di Guni adalah salah satu pabrik yang

memproduksi Galaxy Fold dan Galaxy Z Flip. Rencananya, pabrik ini akan ditutup hingga 24 Februari dan akses ke lantai tempat karyawan itu bekrja baru akan dibuka pada tanggal 25 Februari.

Samsung melalui rilis berita yang dikutip oleh SamMobile mengatakan

bahwa karyawannya yang melakukan kontak dengan pekerja yang terinfeksi sudah ditempatkan di karantina sendiri. Ya! Langkah ini sengaja dilakukan untuk mencegah mereka dari kemungkinan infeksi Coronavirus yang mematikan.

Meski begitu, Samsung juga menegaskan bahwa penutupan pabriknya di Gumi

tidak memiliki dampak besar bagi proses produksi yang ada. Pasalnya, pabrik Samsung di Gumi hanya menyumbang sebagian kecil dari total produksi ponsel pintarnya.

 

Baca Juga :