Demi Allah Saya Akan Melaksanakan Shalat Di Masjid

Demi Allah Saya Akan Melaksanakan Shalat Di Masjid

Demi Allah Saya Akan Melaksanakan Shalat Di Masjid

Demi Allah Saya Akan Melaksanakan Shalat Di Masjid
Demi Allah Saya Akan Melaksanakan Shalat Di Masjid

Shalat Di Masjid

Assalamu’alaikum ya ukhty wa akhi fillah bagaimana kabar iman nya kali ini, heheh pada kempatan kali ini ana akan memberikan kisah  tentang pemuda dari bahrain bernama Ibrahim Nasser. ia telah lumpuh total sejak ia dilahirkan dan hanya bisa menggerakan kepala dan jarinya saja, bahkan untuk bernafas pun memerlukan sebuah alat bantu pernafasan.

Pemuda Ingin Bertemu Syekh Nabeel Al-Awdi

Pemuda ini sangat ingin bertemu syekh Nabeel Al-Awdi. Maka, ayah Ibrahim pun menghubungi syekh lewat telepon untuk mengatur kunjungan ke Ibrahim.

Kemudian Syekh Nabeel pun tiba di bandara, memenuhi undangan Orang tua Ibrahim.

Ibrahim sangat senang melihat kedatangan syekh Nabeel ketika membuka pintu kamarnya. Lihatlah ekpresi wajahnya, Ia  hanya bisa melihat kebahagiaan dari ekspresi wajahnya karena ia tidak dapat berbicara. Dan ini adalah ekspresi

Ibrahim ketika bertemu dengan syekh Nabeel. Perhatikan juga alat pernapasan di leher Ibrahim… Ia bahkan tidak mampu bernapas dengan normal seperti kita.

Dan sebuah kecupan kasih sayang, di kening untuk Ibrahim. Ibrahim dengan ayahnya, pamannya, dan syekh Nabeel.

Dakwah di internet

Lalu syekh Nabeel dan Ibrahim mulai berbicara tentang Dakwah di internet dan perjuangannya yang diperlukan. Mereka juga saling bertukar cerita.

Dan selama percakapan mereka itu, syekh Ibrahim Nabeel melontarkan pertanyaan. Sebuah pertanyaan yang membuat

Ibrahim menangis… dan air mata bergulir dikelopak mata dan pipi Ibrahim.

Ibrahim tidak bisa menahan tangisnya ketika ia ingat kondisi dirinya dan beberapa kenangan masa lalunya yang menyakitkan.

Tahukah Anda pertanyaan apa yang membuat Ibrahim menangis???

Syekh itu bertanya:

“Wahai Ibrahim .. jika Allah telah memberi kesehatan kepadamu … apa yang akan kamu lakukan?”

 Dan Ibrahim pun menangis tersedu-sedu, dan ia membuat syekh, ayahnya, pamannya dan semua orang di ruangan menangis .. bahkan pria yang memegang kamera pun ikut menangis juga.

Dan jawaban Ibrahim Yaitu:

“Demi Allah saya akan melaksanakan shalat di masjid dengan sukacita .. Saya akan menggunakan nikmat kesehatan saya dalam segala sesuatu yang akan menyenangkan Allah SWT.“

Saudara – saudariku, Allah SWT telah menganugerahi kita dengan kelincahan dan kesehatan.

Tapi kita tidak melaksanakan (mendirikan) ibadah shalat kita di masjid?? Dan kita justru duduk berjam-jam di depan komputer atau Televisi….

“Sungguh, pada yang demikian itu pasti terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang

menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” (QS. Qaf: 37). dia menyaksikannya.” (QS. Qaf: 37).

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-ringkas-dan-lengkap-hadhorot/