Pendidikan

Dinasti Saljuk

Dinasti Saljuk

  1. Perkembangan Saljuk

Orang-orang saljuk adalah keluarga besar al-Ghizz yang  besar dari Turki. Mereka menisbatkan dirinya kepada nenek moyang mereka yang bernama Saljuk bin Talqaq. Dia hidup di negeri Turkistan di bawah pemerintahan orang-orang Turki  yang menyembah berhala. Orang orang Samaniyun meminta bantuannya untuk mengusir orang-orang kafir Turki dari negeri mereka. Maka, dia membantu mereka dengan mengirimkan anaknya Arselan dan Setelah itu Mikail bin Arselan. Dia terus melanjutkan perang dengan mereka sebagaimana yang dilakukan oleh ayahnya.

Mikail digantikan oleh dua anaknya yang bernama Tughril Beik dan Daud Beik. Pemerintahan Samaniyah runtuh pada tahun 390 H/1000 M. Maka Tughril Beik menguasai Marw, Naisabur, Jurjan, Tabaristan, Karman, Khawarizm, Ashfahan dan wilayah-wilayah yang lain. Dia mengumumkan berdirinya negeri mereka pada tahun 432 H/1040 M.[5] Orang-orang Saljuk membagi wilayah kekuasaan mereka yang luas itu menjadi beberapa wilayah dan memilih Tughril Beik sebagai  raja mereka secara keseluruhan dengan menjadikan Ray sebagai pusat pemerintahan.

sumber :