pengertian desertasi
Pendidikan,Umum

ESSAY SIKAP BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA

ESSAY SIKAP BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA

SIKAP BELA NEGARA PADA GENERASI MUDA

Pada zaman dahulu sebelum kemerdekaan ditegakkan di negara kita, peranan Generasi Muda Indonesia sangat penting untuk kemajuan bangsa. Khusunya untuk terselenggaranya kemerdekaan bangsa ini. Bahkan sampai setelah kemerdekaan negara kita dikumandangkan, para Generasi Muda dan tetap ikut serta dalam memajukan negara. Kepedulian mereka terhadap kondisi negara yang saat itu dalam masa penjajahan sangatlah tinggi demi kemajuan Negara.  Bela negara merupakan sebuah semangat berani berkorban demi tanah air, baik harta bahkan nyawa sekalipun berani dikorbankan demi keutuhan negara kesatuan republik indonesia.
Bela negara adalah tekad, sikap dan tindakan warganegara yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan yang dilandasi oleh kecintaan terhadap tanah air serta kesadraan hidup berbangsa dan bernegara (Kaelan & Achmad Zubaidi, 2007). Adapun wujud bela negara dalam dilakukan melalui Pendidikan Kewarganegaraan, Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, Pengabdian sebagai prajurit tentara nasional Indonesia secara sukarela dan secara wajib serta melalui Pengabdian sesuai profesi.
Sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 bahwa “setiap warganegara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara” (pasal 27 ayat 3 UUD 1945). Pasal tersebut memiliki dua makna, yakni :Pertama, bahwa setiap warga negara memiliki hak sekaligus kewajiban dalam menentukan kebijakan-kebijakan tentang pembelaan negara melalui lembaga-lembaga perwakilan sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. Kedua, setiap warganagera harus turut serta dalam setiap usaha pembelaan negara, sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.
Menunjukan semangat sikap bela negara tidak hanya dilakukan melalui angkat senjata militer peperangan saja, akan tetapi dapat ditunjukan dengan menampilkan perilaku-perilaku yang sesuai dengan kerangka ideologis dan konstitusional bangsa indonesia dalam mengisi kemerdekaan indonesia. Menurut Kansil (2001), Mengisi kemerdekaan dapat dikatakan sebagai usaha bela negara, sebab melauli usaha-usaha positif dalam mengisi kemerdekaan dapat membuat keberlangsungan Indonesia sebagai sebuah negara dapat tetap dipertahankan dan senantiasa mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ditengah kerasnya tantangan globalisasi yang justru mengikis rasa kebangsaan dan kecintaan warga negara terhadap tanah airnya. Sejak memasuki era Reformasi, dirasakan semakin memudarnya rasa kebangsaanbagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda, sehingga kurangnya kepedulian terhadap Bela Negara. Kita pahami bersama bahwa Bela Negara merupakan sebuah keharusan dan keniscayaan bagi semua komponen bangsa Indonesia, sesuai Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 dan Pasal 30 ayat 1 dan 2 UUD 1945.
Maka dari itu ada beberapa solusi yang saya tawarkan dalam meningkatkan sikap bela negara pada generasi muda Indonesia
1. Pendidikan Bela Negara harus diajarkan sejak dini, mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi ( dari TK s/d Universitas). Memang saat ini kurikulum Tahun 2013 tidak secara eksplisit mencantumkan hal tsb, namun tidak menghambat untuk menyampaikan materi pendidikan Kewarganegaraan, Pancasila, Sejarah Perjuangan Bangsa dan mata pelajaran lainnya yang relevan, serta Pramuka yang menjadi kewajiban Ekstra Kurikuler. Kecenderungan generasi muda khususnya para remaja saat ini cenderung mudah terpengaruh oleh nilai budaya dan ideologi lain karena pengaruh globalisasi. Khusus bagi Mahasiswa/ perguruan tinggi dalam setiap tahun ajaran baru merupakan peluang yg baik, dimana para mahasiswa baru harus menjalani OSPEK atau nama lain, maka bisa dimasukan PENDIDIKAN BELA NEGARA sebagai salah satu kegiatan Ospek tsb. Pendidikan Bela Negara harus berupaya membuat peserta menjadi betah, senang, riang gembira, menggunakan bahasa bahasa yang mudah dicerna dan diterima masyarakat, Materi Bela Negara jangan menggunakan model pengajaran yang membosankan tetapi harus diberikan spirit keindonesiaan yang sesuai kondisi dan tantangan masa depan, agar mudah diresapi, dihayati, dan dijiwai oleh semua unsur masyarakat untuk bekal Bela Negara dalam semua aspek Kehidupan.
2. Melakukan Pelestarian Lingkungan pemuda dapat menggerakkan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan seperti bersama-sama melakukan reboisasi dengan membentuk organisasi besar yang tersebar di seluruh Indonesia.
 3.  Mempertahankan dan Memperkenalkan Tradisi, Sejarah dan Budaya Indonesia sebagai Kekayaan Bangsa Sebagai pemuda, banyak yang dapat kita lakukan untuk mempertahankan dan memperkenalkan budaya bangsa ini di dalam maupun di luar negeri. Misalnya seperti melakukan pengenalan budaya dengan menampilkan informasi fakta unik tentang budaya tersebut melalui teknologi internet yang telah kita dapatkan pada zaman globalisasi ini, sehingga orang di luar daerah maupun di luar negeri dapat melihat kebudayaan yang kita miliki.
4. Bela Negara bisa diwujudkan dengan sikap rajin belajar. Berperan Aktif dalam kajian ilmiah dan IPTEk dan Mengharumkan nama bangsa Indonesia merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan pemuda Indonesia sebagai bentuk dalam bela negara. Generasi muda Indonesia yang berprestasi pada bidang masing-masing dan dapat menyelesaikan masalah-masalh sosial di masyrakat telah melakukan sikap bela negara dengan baik. Tidak hanya itu, bela negara juga dapat dilakukan pada semua profesi generasi muda, misalnya petani sebagai pelaku ketahanan pangan melakukan bela negara melalu kerja keras menghasilkan hasil pertanian yang berkualitas, nelayan melakukan aksi bela negara dengan memerihara laut serta menangkap ikan yang baik agar tercipta negara yang sehat dan cerdas. Bila semua generasi muda melakukan semua aktivitas, pekerjaan, profesi, dengan roh kecintaan akan indonesia pada nantinya akan memunculkan sumber daya manusia yang cerdas serta mampu menciptkan ketahanan, keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
5. Adanya kepatuhan dan ketaatan pada hukum yang berlaku. hal ini sebagai perwujudan rasa cinta tanah air dan bela bangsa. Karena dengan taat pada hukum yang berlaku akan menciptakan keamanan dan ketentraman bagi lingkungan serta mewujudkan rasa keadilan di tengah masyarakat. Meninggalkan korupsi. Korupsi merupakan penyakit  bangsa karena merampas hak warga negara lain untuk mendapatkan kesejahteraan dengan meninggalkan korupsi, kita akan membantu masyarakat dan bangsa dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia

Baca  Juga :