Gandeng Warung Pintar, Grab Siap Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia

Gandeng Warung Pintar, Grab Siap Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia

Gandeng Warung Pintar, Grab Siap Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia

Gandeng Warung Pintar, Grab Siap Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia
Gandeng Warung Pintar, Grab Siap Tuntaskan Kemiskinan di Indonesia

Grab mengumumkan kerjasama dengan Warung Pintar yang startup teknologi retail mikro di Indonesia.

Dalam kerjasamanya, kedua perusahaan tersebut akan bermitra untuk memperdalam misi sosial demi mengentaskan kemiskinan. Caranya melalui pemberdayaan komunitas lapis bawah (grassroots) di Indonesia untuk beralih ke perekonomian digital.

Kemitraan Grab dan Warung Pintar didukung dan difasilitasi oleh ASEAN Impact Challenge (AIC). AIC merupakan sebuah platform regional yang dirancang untuk menemukan para inovator dan entrepreneur di Asia Tenggara yang mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) dari PBB.

“Perjalanan kami dalam menyediakan jutaan akses kepada layanan harian mendasar telah

membuka kesempatan bisnis bagi lebih dari 8,5 juta pengusaha mikro, terutama di Indonesia. Tujuan kami adalah untuk memberdayakan 100 juta pengusaha mikro di wilayah ini pada tahun 2020. Grab dan Warung Pintar memiliki tujuan yang sama dalam memperbaiki kualitas kehidupan lebih dari 650 juta penduduk Asia Tenggara,” ujar Chris Yeo, Head Grab Ventures melalui keterangan resminya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

“Kami memiliki komitmen kuat kepada target pertumbuhan sosial ekonomi jangka panjang dan perluasan lapangan kerja Indonesia Indonesia melalui rancangan Grab 4 Indonesia 2020. Agustus lalu, kami berkomitmen untuk menginvestasikan USD 250 juta atau senilai Rp 3,5 triliun untuk membantu startup teknologi Indonesia tumbuh lebih cepat dan mengembangkan bisnis mereka ke luar Indonesia. Kemitraan dengan Warung Pintar mencerminkan janji kami untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem dan bakat startup teknologi Indonesia, dan bekerja bersama untuk memberdayakan lebih banyak lagi pengusaha mikro di negara ini melalui teknologi,” ucap Ridzki.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding

(MoU) yang disaksikan oleh Semuel Pengerapan, Direktur Jendral Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia; Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF); dan Era Natasha, Programme Lead dari ASEAN Impact Challenge.

 

Sumber :

https://www.artstation.com/ahmadali88/blog/WA3z/titanium-backup-pro-apk-mod