ILMU AKUNTANSI DASAR
Pendidikan

ILMU AKUNTANSI DASAR

ILMU AKUNTANSI DASAR

ILMU AKUNTANSI DASAR

Untuk dapat memahami ilmu akuntansi

tentunya anda harus memiliki pemahaman terkait pengertian serta maksud dari ilmu tersebut. Sangat penting anda harus mengetahui serta memahami apa itu akuntansi.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, dapat dijabarkan kembali bahwa pengertian akuntansi dapat dibagi menjadi dua sudut pandang, yaitu dari sudut pandang pemakai dan dari sudut pandang proses kegiatan. Jika dilihat dari sudut pandang pemakai, akuntansi adalah ilmu yang yang menyediakan informasi keuangan yang diperlukan oleh pihak yang berkepentingan dengan perusahaan.

Sedangkan apabila dilihat dari sudut pandang proses kegiatannya, akuntansi merupakan suatu kegiatan mencatat, menyajikan, membuat laporan, menggolongkan dan melakukan analisa data transaksi keuangan sebuah perusahaan.

Apabila kedua kedua sudut pandang tersebut dapat anda pahami dengan benar, maka anda akan mudah untuk mempelajari poin-poin akuntansi selanjutnya.

Akuntansi terdiri atas banyak nama akun. Masing-masing dari nama akuntersebut memiliki nomor akun beserta saldo normalnya. Fungsi daru akun sendiri untuk mempermudah dalam penyusunan laporan keuangan secara sistematis. Sedangkan saldo normal merupakan saldo yang menempatkan sebuah akun pada posisi debit maupun kredit. Untuk akun yang wajib dihapal yaitu:

1. Akun Aset, memiliki nomor akun dengan awalan angka 1, serta dengan saldo normal debet (D),
2. Akun Utang, memiliki nomor akun dengan awalan angka 2, serta dengan saldo normal kredit (K),
3. Akun Modal, memiliki nomor akun dengan awalan angka 3, serta dengan saldo normal kredit (K),
4. Akun Pendapatan, memiliki nomor akun dengan awalan angka 4, serta dengan saldo normal kredit (K),
5. Akun Biaya atau Beban, memiliki nomor akun dengan awalan angka 5, serta dengan saldo normal debet (D).

Beberapa nomor akun di atas akan terus berkembang menyesuaikan dengan jenis transaksi serta kebutuhan perusahaan. Seperti akun kas yang merupakan bagian dari aset, perusahaan A member nomor akun 101, atau akun pendapatan sewa, perusahaan B menetapkan 405 sebagai nomor akun pendapatan. Sehingga pada umumnya nomor dari akun tersebut dibagi lagi menjadi:

– Yang termasuk dalam akun aset umumnya pasti bernomor akun 100 sampai 199,
– Yang termasuk dalam akun utang umumnya pasti bernomor 200 sampai 299,
– Yang termasuk dalam akun modal umumnya pasti bernomor 300 samapi 399,
– Yang termasuk dalam akun pendapatan umumnya pasti bernomor 400 sampai 499,
– Yang termasuk dalam akun biaya atau beban umumnya pasti bernomor 500 sampai 599.


Baca Juga :