Kerajaan Melayu Berpusat Di Jambi

Kerajaan Melayu Berpusat Di Jambi

Kerajaan Melayu Berpusat Di Jambi

Kerajaan Melayu Berpusat Di Jambi
Kerajaan Melayu Berpusat Di Jambi

 

a. Letak Geografis

Kerajaan Melayu terletak di Pantai Timur Sumatera dan pusatnya di sekitar Jambi. Karena letaknya yang strategis di tepi pantai bersahabat Selat Malaka, maka kerajaan Melayu merupakan jalan perdagangan yang ramai sekaligus merupakan jalan yang terdekat antara India dan Cina. Pada suatu saat, Melayu memegang peranan penting dalam kemudian lintas perdagangan.

b. Keagamaan

Penduduk di tempat Melayu pada mulanya memeluk agama Budha Hinayana, tetapi kemudian memeluk agama Budha Mahayana. Hal ini alasannya yaitu acara dari seorang guru besar yang berjulukan Dharmapala yang tiba dari India. Ia mula-mula mengajar di Nalanda kemudian pergi ke Swarnadwipa.

c. Pemerintahan

Melayu merupakan suatu kerajaan besar yang berada di pulau Sumatera pada masa ke 7 masehi. Dari ekspedisi pamalayu yang dikirimkan oleh Kertanegara sanggup diketahui bahwa di kerajaan Melayu memerintah seorang raja yang berjulukan Mauliwarmadewa. Setelah itu, dari prasasti-prasasti yang dijumpai di Minangkabau, sanggup diketahui pula bahwa pada masa ke 14 masehi, memerintah seorang raja yang berjulukan Adityawarman.

Raja-raja Kerajaan Melayu

Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa (1183). Sumber: Prasasti Grahi tahun 1183 di selatan Thailand, perintah kepada bupati Grahi yang berjulukan Mahasenapati Galanai supaya menciptakan arca Buddha seberat 1 bhara 2 tula dengan nilai emas 10 tamlin. Ibukota: Dharmasraya.
Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa. (1286). Prasasti Padang Roco tahun 1286 di Siguntur, pengiriman Arca Amonghapasa sebagai hadiah Raja Singhasari kepada Raja Dharmasraya. Ibukota: Dharmasraya.
Akarendrawarman. (1300). Sumber: Prasasti Suruaso. Ibukota: dharmasraya atau Suruaso.
Srimat Sri Udayadityawarman Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa. (1347). Sumber: Arca Amoghapasa. Ibukota: Suruaso atau Pagarruyung.
Ananggawarman. (1375). Sumber: Prasasti Pagaruyung. Ibukota: Pagaruyung.

Kitab Negara Kertagama dan Pararaton

Negara Kertagama dan Pararaton memberitakan bahwa pada tahun 1275 masa pemerintahan Sri Kertanegara dikirim ekspedisi dari Singosari ke Swarnabumi yang disebut Pamalayu. Dalam Kertagama Pupuh XLI/5 diuraikan dengan terang wacana pengiriman tentara Singosari ke Melayu itu. Untuk menghadapi ekspansi kekuasaan bangsa Mongol, sebagai persahabatan, maka raja Kertanegara mengirimkan sebuah arca Amoghapasa yang merupakan hadiah dari raja Kertanegara untuk Sri Maharaja Mauliwarmadewa. Patung ini ditempatkan di tempat suci Dharmasraya.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/pengertian-kartu-kredit-jenis-ciri-keuntungan-kerugiannya-lengkap/