Laporan Laba
Pendidikan

Laporan Laba

Laporan Laba/Rugi (balance sheet)

Laporan Laba

Laporan laba/rugiadalah laporan yang menunjukan jumlah pendapatan yang diperoleh dan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam suatu periode tertentu.


Berikut ini adalah komponen-komponen yang terdapat dalamsuatu laporan laba/rugi, antara lain:

  1. Penjualan (pendapatan)
  2. HPP (harga pokok penjaulan)
  3. Laba kotor
  4. Biaya operasi terdiri dari:
  • Biaya umum
  • Biaya penjualan
  • Biaya sewa
  • Biaya administrasi
  1. Laba koter operasional
  2. Penyusutan (depresiasi)
  3. Pendapatan bersih operasi
  4. Pendapatan lainnya
  5. Laba sebelum laba dan pajak atau EBIT (earning before intrest and tax)
  6. Biaya bunga terdiri dari:
  • Bunga wesel
  • Bunga bank
  • Bunga hipotek
  • Bunga obliges
  • Bunga lainnya
  1. Laba sebelum pajak atau EBT (earning before tax)
  2. Pajak (tax)
  3. Labah sesudah bunga dan pajak atau EAIT (earning after interest and tax)
  4. Laba perlembar saham (earning per share


2.8  PENGUKURAN  DENGAN RASIO KEUANGAN

Agar laporan keungan yang disajikan dapat diartikan dengna angka-angka yang ada dilaporan keuangan, maka perlu dianalisis.Alat analisis yang dapat digunakan adalah rasio-rasio keuangan.

2.8.1 Bentuk rasio keuangan

Ungtuk mengukur keungan perusahaan dengan menggunakan rasio-rasio keuangan terdiri dari beberapa rasio.Setiap rasio mempunyai tujuan, kegunaan, dan mengandung arti tertentu.Kemudian setiap rasio diukur dan diinterprestasikan, sehingga menjadi berarti bagi pengambilan keputusan.

Adapun sebagian dari jenis-jenis rasio-rasio keuangan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

2.8.2 Rasio likuiditas (liquidity ratio)

Rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuid suatu perusahaan.caranya adalah dengan membandingakan seluruh komponen yang ada di aktiva lancer dengan komponen di pasiva lancer(utang jangka pendek).

Untuk mengukur rasio likuiditas dapat digunakan beberapa rasio, antara lain:

  1. Current Ratio (CR)
  2. Quick Ratio (acid Test Ratio)
  3. Inventory To Net Working Capital
  4. Cash Ratio

2.8.3 Laverage Ratio

Laverage ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengartur sejauh mana aktiva perusahaan dibiayai dengan utang. Seperti diketahui dalam mendanai usahanya, perusahaan memiliki beberapa sumber dana. Sumber-sumber dana yang dapat diperoleh adalah dari sumber pinjam atau modal sendiri.


Adapun rasio-rasio yang ada dalam laverage ratio antara lain:

  1. Debt to asset ratio (debt ratio)
  2. Debt to equity ratio
  3. Long term debt to equity ratio
  4. Current liabilities to net worth

2.8.4 Rasio aktivitas (activity ratio)

Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efesien pemanfaatan sumber daya perusahaan(penjualan, persediaan, penagihan piutang, dan lainnya). Atau rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.

Adapun sebagian dari rasio-rasio aktivitas adalah sebagai berikut:

  1. perputaran piutang (turnover receivable)
  2. Perputaran persediaan (inventory turnover)
  3. Working capital turnover
  4. Fixed assets turnover
  5. Asset turnover

sumber :
https://apartemenjogja.id/diamo-xl-10-apk/