Metode Presentase Penyelesaian
Pendidikan

Metode Presentase Penyelesaian

Metode Presentase Penyelesaian

Metode Presentase Penyelesaian
Metode Presentase Penyelesaian

Untuk menerapkan metode presentase penyelesaian pada kontrak jangka panjang harus ada dasar tertentu untukmengukur kemajuan kea rah penyelesaian pada tanggal interim tertentu. Ukuran masukan yang digunakan adalah:
1. Presentase penyelesaian, dasar biaya terhadap biaya
Rumusnya adalah:
Presentase penyelesaian = Biaya yang terjadi sampai tanggal ini
Estimasi plg akhir total biaya selesai
Ini merupakan ukuran masukan paling popular yang digunakan untuk menentukan kemajuan ke arah penyelesaian.
2. Total pendapatan yang akan diakui sampai tanggal ini
Rumusnya:
Pendapatan = Presen penyelesaian x estimasi tot pendapatan
3. Jumlah pendapatan periode berjalan, dasar biaya terhadap biaya
Persamaannya adalah sebagai berikut:
Pendapatan = Pendapatan yang akan diakui sampai tanggal ini – pendapatan yang diakui pada periode sebelumnya

Bila biaya-biaya yang terjadi ditambah laba kotor yang diakui sampai tanggal ini melebihi penagihan, maka kelebihan ini dilaporkan sebagai aktiva lancar.
Bila hasil penagihan melebihi biaya yang terjadi dan laba kotor sampai tanggal ini, maka kelebihan tersebut dilaporkan sebagai kewajiban lancar.

Metode Kontrak Selesai
Menurut metode kontrak selesai,pendapatan dan laba kotor hanya diakui pada saat penjualan, yaitu pada saat kontrak diselesaikan. Biaya kontrak jangka panjang dalam proses dan penagihan tahun berjalan telah diakumulasikan, tetapi tidak ada pembebanan atau pengkreditan interim kea kun laporan laba rugi seperti pendapatan, biaya dan laba kotor.
Keunggulan utama metode kontrak selesai adalah bahwa pendapatan yang dilaporkan didasarkan atas hasil akhir dan bukan atas estimasi pekerjaan yang belum dilaksanakan. Kelemahan utamanya adalah bahwa metode ini tidak mencerminkan kinerja masa berjalan apabila periode kontrakmencakup lebih dari satu periode akuntansi.

Kerugian Kontrak Jangka Panjang
Dua jenis kerugian dapat timbul pada kontrak jangka panjang:
1. Kerugian periode berjalan atas kontrak yang menguntungkan. Kondisi ini timbul apabila, selama konstruksi terdapat kenaikan yang signifikan dalam estimasi total biaya kontrak tetapi kenaikan tersebut tidakmenghilangkan semua laba kontrak. Hanya dalam metode presentase penyelesaian saja,kenaikan estimasi baiya itu membutuhkan penyesuaian periode berjalan sebesar kelebihan laba kotor yang diakui atas proyek itu selama periode sebelumnya. Penyusunan ini dicatat sebagai kerugian periode berjalan karena merupakan perubahan estimasi akuntansi.
2. Kerugian atas kontrak yang tidak menguntungkan. Estimasi biaya pada akhir periode berjalan mungkin menunjukkan bahwa kerugian akan terjadi ketika seluruh kontrak berakhir. Baikdalam periode presentae penyelesaian maupun metode kontrak selesai, keseluruhan perkiraan kerugian kontrak harus diakui dalamperiode berjalan.

Baca Juga :