Pelaksanaan Perjanjian Dan Kewajibannya

Pelaksanaan Perjanjian Dan Kewajibannya

Pelaksanaan Perjanjian Dan Kewajibannya

Pelaksanaan Perjanjian Dan Kewajibannya

Pelaksanaan Perjanjian

Pelaksanaan perjanjian adalah perbuatan merealisasikan serta atau memenuhi kewajiban dan memperoleh hak yang telah disepakati oleh pihak-pihak sehingga tercapai tujuan mereka.

Pelaksanaan suatu perjanjiann pada dasarnya selalu berupa pemenuhan kewajiban dan perolehan hak secara timbale balik antara pihak satu dan lainnya. Kewajiban pokok merupakan esensi perjanjian dan kewajiban pelengkap merupakan penjelas terhadap kewajiban pokok, dengan perkataan lain kewajiban pokok bersifat pundamental esencial, sedangkan kewajiban pelengkap bersifat formal procedural.

Kewajiban Pokok, Pelengkap, Diam-diam

Kewajiban pokok

Kewajiban pokok adalah kewajiban fundamental esencial dalam setiap perjanjian

Kewajiban pelengkap

Kewajiban pelengkap adalah kewajiban yang kurang penting, yang sifatnya hanya melengkapi kewajiban pokok (formal procedural)

kewajiban diam-diam

kewajiban pokok dan kewajiban pelengkap mungkin juga tidak dinyatakan secara tegas dalam perjanjian tetapi pihak-pihak pada dasarnya mengakui kewajiban itu karena member akibat komersial terhadap maksud para pihak.

Pembayaran

Pihak yang melakukan pembayaran adalah debitor atau orang lain atas nama debitor.

Penyerahan Benda

Setiap pejanjian yang memuat tujuan memindahkan penguasaan dan atau hak milik perlu melakukan penyerahan bendanya (levering,delivery)

Pelayanan Jasa

Pelayanan jasa adalah memberikan pelayanan dengan melakukan perbuatab tertentu, baik dengan menggunakan tenaga fisik maupun dengan keahlian atau alat bantu tertentu baik dengan upah maupun tanpa upah.

Klausula Eksonarasi

Dalam perjanjian sering juga dibuat ketentuan-ketentuan yang membatasi tangguang jawab debitor yang disebut (klausa eksonarasi)

Penapsiran dalam pelaksanaan Perjanjian

Menurut ketentuan Pasal 1342 KUHPdt, jika kata-kata yang dibuat dalam perjanjian cukup jelas tidak dikenakan untuk menyimpang dari kata-kata itu dengan jalan penapsiran.

 

Artikel terkiat :